Semen Merah Putih Memperkuat Konstruksi Berkelanjutan Melalui Pengembangan Green Cement

Manajemen Semen Merah Putih Menegaskan Strategi Bisnis Berbasis Keberlanjutan
PT Cemindo Gemilang Tbk melalui merek Semen Merah Putih memperkuat komitmen terhadap konstruksi berkelanjutan dengan mengembangkan green cement sebagai strategi utama bisnis. Langkah ini dijalankan untuk menjaga daya saing perusahaan di tengah tekanan pasar dan kondisi oversupply industri semen nasional yang masih berlanjut hingga 2026.
Manajemen Semen Merah Putih menempatkan keberlanjutan sebagai bagian inti dari cara kerja industri. Pendekatan ini dijalankan secara terintegrasi melalui empat pilar, yaitu process, product, people, dan planet, sehingga praktik ramah lingkungan tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas produk konstruksi.
Perusahaan Menjaga Kinerja Positif di Tengah Tekanan Industri Semen
Commercial & Logistic Director PT Cemindo Gemilang Tbk, Surindro Kalbu Adi, menyampaikan bahwa strategi keberlanjutan turut menopang kinerja perusahaan. Sepanjang 2025, Semen Merah Putih mencatat pertumbuhan sekitar 4,2 persen di area relevan, ketika permintaan semen nasional justru mengalami kontraksi.
Secara nasional, penjualan semen domestik turun sekitar 1,5 persen menjadi 63,85 juta ton pada 2025 akibat perlambatan proyek konstruksi dan infrastruktur. Kondisi tersebut diperparah oleh rendahnya utilisasi pabrik semen nasional yang berada di kisaran 54 persen dengan kelebihan kapasitas lebih dari 56 juta ton.
Semen Merah Putih Meningkatkan Efisiensi Energi dan Menekan Emisi Karbon
Untuk menjaga ketahanan operasional, Semen Merah Putih mengoptimalkan efisiensi energi melalui pengoperasian Waste Heat Recovery System berkapasitas 2 x 15 MW di Indonesia dan 13 MW di Vietnam. Sistem ini menyuplai sekitar 24 persen kebutuhan energi produksi klinker dan menurunkan emisi hingga 100 ribu ton CO₂ per tahun.
Sejak 2016 hingga 2024, perusahaan berhasil menekan intensitas emisi karbon per ton semen sekitar 21 persen melalui efisiensi energi, optimalisasi premix, serta pemanfaatan bahan baku alternatif. Di sisi logistik, penggunaan kendaraan listrik turut menurunkan emisi sekitar 8.500 ton CO₂ per tahun.
Produk Green Cement Menjadi Pilar Transformasi Industri Konstruksi
Semen Merah Putih menerjemahkan komitmen keberlanjutan ke dalam pengembangan produk green cement seperti FLEXIPLUS, ECOPRO, Semen Patriot, dan Watershield. Produk-produk ini memiliki jejak karbon lebih rendah tanpa mengurangi performa konstruksi.
Saat ini, porsi produk non-OPC mencapai 81 persen dari total portofolio perusahaan dan seluruh produk telah mengantongi sertifikasi Green Label Indonesia. Transformasi ini dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong industri hijau yang berdaya saing.
